Showing posts with label up to Me. Show all posts
Showing posts with label up to Me. Show all posts

Thursday, 10 March 2011

Beautiful Fingers? >>> Jari-jari cantik?

 ఠ_ఠ
Huuum...kelamaan kagak nulis rasanya jadi aneh. Jadi goblog-goblog gimana gitu. Hahaha... emang tambah bodoh ding. Udah tes IQ terakhir pas SMA cuma 126, gak pernah di asah ya tambah lemot. Tambah tua juga. Haha...
Lhoh? Apa coba hubungannya sama judul di atas?
Oke. Aku pengin cerita sedikit tentang hal-hal yang bikin aku kadang-kadang agak sensi. Yup! Salah satunya adalah masalah tentang jari-jariku. Nggak bisa dibilang masalah juga sih, pengen keluarin uneg-uneg aja.
Aku punya jari-jari yang bisa dibilang amat lumayan panjang lah. Yah... seperangkat sama kukunya yang panjang dibanding temen-temenku cewek. Beberapa temen-temen kuliahku sering banget berkomentar. Ini salah satu adegan di kelas yang samar-samar masih tak ingat. (-__-) Jujur saja, seringnya langsung tak lupain adegan-adegan senada seperti ini.
A  : Chen, liat tanganmu dong?
Aku : Napa, A?
A  : Iya ik, jari-jarimu bagus ya. Kecil-kecil dan bagus buat dikutekin.
B  : Iya kan A, kan udah aku bilang...
Aku : ....( pengin mual, muntah... dan membiarkan saja jariku dipegang-pegang beserta kukunya.)
A  : Iya ya cewek emang bagus kalo jarinya kayak gini.
Aku : (tambah mual-mual) A, boleh jujur?
A  : Napa Chen?
Aku : Menurutku, jari cewek yang cantik itu ya... mungil-mungil, kukunya kecil-kecil. Gak panjang-panjang kayak gini. Liatin aja deh bintang-bintang iklan, jarinya pada imut-imut.
A : Dasar. Kamu itu kalo mikir emang nyeleneh...
Aku : .... (melongo pada giliran kedua si B ikut-ikutan pegang-pegang seraya berpikir : kalian nggak liat apa bekas tabrakan setrika dimana-mana?)
Lain lagi pas aku main ke kos temenku anak Undip. Pas mau pulang dia anter aku nunggu bis. Ngobrol ngalor ngidul, buntutnya dia narik tanganku. Tanganku di bolak balik sebelahan sama tangannya. Ngapain nih bocah?
L : Chen... Chen... ckk... ckk... pantes ya...
Aku : Napa?
L : Tangan kok putih bgt.
Aku : (Berasa pengin muntah semuntah-muntahnya) L, tanganku gak putih yooo... tapi kuning. Heeh... kamu sama aja ma anak-anak
L : Liat aja kalo dibandingin...
Aku : Iya lah ndud. Kamu sukanya kuliah di lapangan. Aku? Hampir gila gara-gara tiap hari kudu ketemu AC yang amat menyebalkan. Nggak SMA, enggak kuliah.
L : Hmm... tetep aja aku iteman. (Aku hanya menatapnya sambil tersenyum, kalau saja dia tau aku begitu suka sama tangannya kurasa dia akan mengurungkan niatnya ngomong begituan. )
Lain kesempatan pas aku ma anak-anak di kos O, nunggu mau liat anak-anak kelas bertanding di futsalan antar kelas. Sang nyonya kamar lagi ngutekin kukunya. Dan temenku yang satu si T ikut-ikutan kutek-kutekan. Aku cuma ngelirik. Tiba-tiba...
O : Mau kutekan skalian gak Chen? Lagi gak sholat kan?
Aku : Enggak ah O. Tar kan gak bisa ilang.
O : Aku punya aceton kok.
T : Iya Yun. Tar langsung diapus aja. Liatin punyaku bagus kan?
Aku : ( melirik dan karena aku suka yang namanya ngewarnain ma nyoret2, aku ngangguk) Ok deh T...
Lama mainan kutek-kutekan, tiba-tiba tragedi berdarah dimulai... Botol kutek yang udah mau abis malah kesemprot kemana-mana. Ke bajuku, ke lantai dan ke tas si T! Ok, aku emang slalu nggak mujur kalo bawa barang-barang, tapi tas si T selamat saudara! Bajuku? Kena di ujung tangan sama ujung rok. Dan beruntung, warnanya kagak kliatan-kliatan banget. Dan kemalangan berlanjut saat...
O : Waduh... asetonku abis ternyata Chen...
Melongo dan akhirnya memutuskan memasukkan tanganku hingga ujung jari ke jaket pas nonton futsal! Mana mungkin aku liatin jari-jariku yang kutekan ke orang-orang? Aku masih cukup waras untuk tidak melakukannya!
Sebenarnya masalahnya sederhana : aku nggak pernah pede ngeliatin jariku ke orang-orang. Sejak kecil jariku panjangnya diatas rata-rata jari cowok. Iyalah, aku termasuk cewek yang tingginya di atas rata-rata--yang kadang bikin risi sendiri pas belanja ke swalayan apa ke mall--, ya pantes aja lah jariku panjang. Dan karena genetik ayah, panjangnya tambah nggak kira-kira. Panjang kayak tangan cowok, kurus. Permukaan cekung dan merah banget, pembuluh darah pun keliatan banget cuman skali liat. 
Parahnya, sejak SD slalu saja aku mendapat pertanyaan, " Kok jarimu panjang banget sih Yun?", "Liatin jari kakinya yang tengah sepanjang jari manis tanganku!", "Hiii... serem ya..."
Puuuh... udah dibilangin gitu sih, mau gak mau sejak kecil aku nge-judge kalo jariku emang aneh. Dan karena aku gak begitu ambil pusing, aku mulai biasa dikatain bgitu. Toh aku juga gak bakal bisa operasi kayak artis. Dan aku emang gak bakal melakukannya walo uangku segunung. Dari kecil paling anti yang namanya "imitasi", dari liat, denger sampai-sampai tubuh pun langsung gak terima kalo dikasih barang imitasi.
Lhah... kok tiba-tiba mulai kuliah banyak yang bilang jarimu cantik? Gila nggak sih. Mending ya kalo tanganmu sehalus tangan nona-nona tanpa kerjaan.  Lha ini? Tanganku emang nggak bisa buat kerja berat. Tapi dia itu digunain buat ngepel rumah tiap hari, nyuci piring, dan terakhir tak itung jumlah ciuman ma setrika ada lebih dari 5 ekor! Manikur pedi ancur aja nggak pernah!
Aku yang waras apa temenku yang gila bilang jari-jariku cantik?
Yah... pada akhirnya kalo aku keinget, yang kulakuin cuma satu : melupakannya.
Alloh aja nggak bakal liat orang dari fisik, kaya atopun cerdasnya! Apalagi cuman masalah jari-jari doang.
Yang udah dikasih menurutku itu yang paling baik dan cocok untuk kenyaman kita. Masing-masing udah sepaket sama fungsinya. Wajib bersyukur banget deh atas kesempurnaan fungsinya. Kita nggak mbayar, dikasih ya disyukuri dan dirawat...
Karena tiada nikmat Alloh yang bisa kita dustakan...
^^

Love,

Chen
»»  READMORE...

Tuesday, 15 February 2011

Beautiful Rainbow Bridge >>> Cantiknya Raibow Bridge

Haha... gara-gara iseng pengen tau apa itu Rainbow Bridge yang disenengin temenku, si Ei. Buat yang dodol kayak aku, bisa buka link ini Rainbow Bridge (レインボーブリッジ Reinbō burijji) yang ada di Minato, Tokyo, Jepang ini. Aku nyari gambar yang kayaknya enak diliat. Oke, inilah yang aku pilih. Hohoho...
Haha... I just wanna know how beautiful Rainbow Bridge that makes my friend, Ei become crazy. If you don't know anything about this Japanese Bridge in Minato, Tokyo you can click this link Rainbow Bridge (レインボーブリッジ Reinbō burijji). I found some pictures I like. Hmm...  I think they are beautiful and good moments. Hohoho...

--Rainbow bridge with the setting sun 带着爱人去东京湾看看日落吧 by 
光明左使(mryangxiao)

Wow!!! Greenish bridge ^^ Photo by
Yuting Lin


Great architecture, Tokyo Tower too >__< Photo by Jorge Ando

Hmm... light everywhere... Photo by
Sam

Night... Photo by Gussisaurio

Hmmm... relaxing time. Photo by
William

»»  READMORE...

Saturday, 29 January 2011

Bad Attitude I think... >>> Menurutku sih, sikap sih...

Haha... ini karanganku yang lain... Cuma pendapat doang sih... Tapi inilah yang ada di pikiranku.
Haha... this is my other words... Just my little opinion. But, already in my mind.

In this box please write what you think are the most pressing issues faced by our country (Indonesia), and describe what role you would like to play in addressing those issues. Note: Please limit your response to the size of this text box. Anything over this size will not display or print on your submitted application.

BAD ATTITUDE

I think this is the most pressing issues faced by our country. In Indonesia, most of people do not care on their attitude again. We can easily identify bad attitudes when they are displayed outwardly in words or actions, such impatience, criticalness, rebellion, defiance, uncooperative, apathy, discouragement, rudeness, arrogance, self-centeredness and such like. They lost their true identity as gracious and fair country. People lost their attitude and become politeness person. They play in unfair game and show up their arrogance. Poor people did not have their friendly. The worst, they lost their humanity. They burn other people because of stealing one of their cattle. Violence become commonly in public. Parents did not care anymore about their child attitudes. Student did not respect to the environment and society again. They just compete sly and hurt their friends. It is not only happened in middle class society, but also in government. Government official corrupt their time. And they corrupt money too. They did not care in poverty around their glamorous life. They did not think about how prosper people of the country.

Let’s start our life with good attitude. Try to begin from little things. We can start from say “Hello” to the bus workers even though we do not know them closely. We can start from say “Thank You, Dear” to children when they did their needs their self. We compete in fair to get the good marks and jobs in our class. We work on principle of serving and satisfy others.


Thanks full for Our Lord to gives us beautiful life.
Thanks for our beloved family and friends.
Thanks to other people in our life.
»»  READMORE...

Monday, 24 January 2011

Ur Blog tell Us about? >>> Blogmu blog apaan sih?

Jazz up you Life! (^u^)//  
Pernah nggak sih kalian ditanyain : Blogmu aslinya tuh blog apan?
Hahaha... blog tulisan, gambar dan video!
Itu sih isinya ya... (^^)a
Yah... memang pada umumnya blog digunakan buat banyak fungsi sih. Ada juga sih yang nggolongin jadi beberapa seperti Blog Politik (PoliticalBlogs), Blog Personal (PersonalBlogs), Blog Bisnis (BussinessBlogs), Blog Topik (TopicalBlogs), Blog Kesehatan (HealthBlogs), Blog Kesusasteraan (litblog), Blog Perjalanan (TravelBlogs), Blog Penelitian (ResearchBlogs), Blog Hukum (LegalBlogs), Blog Pendidikan (EducationalBlogs). Coba lihat penjelasan di http://www.kedaiobat.co.cc
 
Nah, yang aku omongin di awal itu maksudnya blog personal. Blog personal sendiri menurutku banyak variasinya juga sih. Misal ada yang bahas hobi mancingnya,  ada yang isinya puisi semua, ada yang kayak diary, ada yang isinya nasihat, ada yang berita terkini, bahkan ada yang isinya akhirnya buat jualan. Oke aja sih menurutku. Nggak harus jadi salah satu dari tipe blog di atas. Blog personal digabung sama fungsi lain juga gak apa-apa kok. Oke-oke aja.
Kalo ditanya punyaku?
Oke... aku bakal nerangin apa alasanku. (Nggak penting banget ya?)

URL --> smilingchen.blogspot.com 
1. smiling chen --> seneng aja Chen namaku, smiling kegiatanku
2. blogspot.com --> karena pake blogspot, ya wajarlah... sebenarnya bisa di konversi ke .co.cc sih. Tapi aku suka blogger. Thanks Blogger =)
Judul --> Chen's World : Little Brain, Little Think, Little Inspiration
Haha... karena aku pengin nulis semua tentang duniaku. Yah... aku ambil itu akhirnya. Sempat ganti-ganti juga sih dulu. Kayak "Dandelion Tertiup Angin Kemarau" sama "T-anK". Ah, tapi akhirnya aku mutusin ini yang aku pake. Kenapa smua pake kata "Little"? Yah... karena aku emang hanya satu dari banyak pemikiran. Pemikiran datang dari otaku yang kecil. Tapi aku punya harapan bisa jadi inspirator kecil buat orang lain. Haha... gak penting ya?
Yah... kalo dari isi sih banyak. Ada cerita harian, kegiatan, hobi dan hal-hal yang bikin aku tertarik. Intinya bisa diliat di kategorinya lah. Dan bagus apa engga, penting apa enggak, bisa diliat dari dari isinya kok. Hoho... meski banyak yang nggak penting juga sih... =P
Yang terpenting adalah "berbagi"  bukan di blog kita?

Love,
Chen
»»  READMORE...

Boy's Friendship >>> Persahabatan ala Cowok



Penting nggak penting persahabatan? Penting lah...
Tersenyum keinget si kecil, Yaya alias Kenthos pas main sama anak tetangga si Rasya. Ceritanya mereka lagi main. Aku yang momong cuma liatin aja. Heran, dua bocah 4 tahun itu lengket-ket-ket kaya adik sama mas aja. Yah... padahal kalo diliat-liat, sifat mereka beda banget. Si Kenthos itu kagak bisa diem sama sekali. Pernah aku tanya pas mau mandiin dia.
"Dik, mulutnya mbok sekali-kali diem. Gak cape ngomong terus?"
Tau jawabannya?
"Aku kan nggak bisa berhenti ngomong, Mbak Nana... Gak bisa diem..."
Jiahhh... bener-bener deh! YangTi (Eyang Putri)ku aja mpek ngekek-ngekek ngedengerinnya.
Hadaaah...
Dia sukanya ngomong. Dan emang pinter ngomong diikuti ekspresi luar biasa pas sama omongannya. Dia sangat berani untuk ukuran anak 4 tahun, tapi cengeng banget juga. Keahliannya ngutak-atik komputer dan alat-alat elektronik. Heran, pernah dia ngubrak-abrik video player kuno milik Kakungku yang kagak pernah bisa diputer lagi. Orang serumah cuma melongo ria pas dia berhasil bikin tuh benda bunyi lagi.
Sementara si Rasya? Dia itu luar biasa pendiem. Manut semanut-manutnya pas dijadiin anak buah sama si Kenthos. Apa aja yang dibilang keponakan kecil cerewetku itu dipatuhin. Ceileee... aku hanya melongo heran nontonnya.
Pernah keduanya saling musuhan--yaaah... musuhan anak kecil ya kayak gitu deh. Bener-bener sampai musuhan dan si Kenthos bikin itu si Rasya nangis-nangis.
Pertengkaran diakhiri dengan ucapan si Kenthos, "Nakal. Engga boleh maen ke rumahku."--aku nggak tau napa nih bocah kalo marah semua orang di larang ke rumahnya.
Sementara si Rasya pulang sambil ditarik-tarik mbahnya, "Mas Yaya nakal..."
Sore itupun ditutup adegan konyol atas pertengkaran dua bocah itu.
Yah... kadang aku miris nonton pilm atawa cuma baca resumenya yang intinya : pertengkaran dua cowok ngerebutin cewek. Saling menjegal dan menjatuhkan. Bahkan ampe mutus persahabatan atawa paling parah saling bunuh-membunuh. Emang sih dari dulu zaman Nabi Adam udah ada yang kayak gitu. Tapi bisa nggak sih bertempur secara lebih damai? Pasti bisa.
Haha... karena pada kasus kedua bocah itu, besoknya...
Kenthos keluar bawa mainan kesayangannya.
Aku tanya, "Mau kemana Dik?"
"Maen ke tempat Dik Rasya."
Begitu kulirik beberapa saat kemudian dia udah ada di rumah sebelah sambil ngomong keras-keras di depan pintu, "Dik Rasyaaa.... Mau main ke rumahku enggak?"
Dan si kecil sebelah langsung melongo lewat jendela, "Mas Yaya... Mau!"
Haha... konyol...
Jadi keinget penggalan cerita yang tak baca tentang persahabatan dua cowok SMA... 
Dhika hanya tersenyum saat Ditya menatap penuh kebencian padanya.
"Loe... Pengecut loe! Gue enggak terima loe yang kalah!"
Dhika memeluk cowok berkacamata itu erat, "Gue seneng loe yang menang."
Dhitya membenci cowok itu seumur hidupnya. Cowok itu sempurna. Hidup Ditya yang tak pernah kalah dalam apapun tapi begitu Dhika datang... hilang semua. Ditya ambisius. Dia tahu dan dia menikmati keambisiusannya itu. Tapi kini dia terdiam saat setelah semua hal dia dikalahkan dan begitu terosesi untuk menang. Kini Dhika membuatnya tak menginginkan kemenangan itu lagi.
"Gue gak bakal kalah lain kali." ucap Ditya yakin.
Dhika tertawa di sebelah telinganya, "Boleh."
Yah.... Persahabatan artinya mungkin bersyukur atas teman yang telah kita dapatkan. Seburuk apapun itu, pasti ada banyak hal baik lainnya...
=D

Love,
Chen
»»  READMORE...

Sunday, 23 January 2011

Edit or Edit? >>> Edit apa Edit?

OmahGodhong Company

Ini adalah acara jalan-jalan para manajer OmahGodhong beberapa saat yang lalu...
This is vacation photos of OmahGodhong's manager last time ago...

General Manager, Chen
Producing Manager, Aam

Marketing Manager, Chieko

Finance Manager, Mith



















































Haha... Foto-foto di atas emang foto pas liburan kemarin. Tapi bener, udah pada kena edit semua. =P
Haha... All of that was really vacation photos. But it's right too to say all of this was edited. =P

Hoho... Aku edit buat mata kuliah Web Desain. Ceritanya kan ada STO gitu. Ya udah, aku edit aja foto-foto pas di Bali--kecuali fotoku, aku gak ikut sampai Bali.
Hoho... I did that for accomplish Web Design lecture. I should made organization structure of my business web. So, I decide to edit vacation photos in Bali--Except me of course, I can't get the vacation because I was not healthy.
Parah banget ya editnya? Yang fotoku sendiri itu editan waktu dulu banget pas masuk kuliah pake CorelDraw, yang lainnya aku pake PhotoImpact. Biasa, males instal Coreldraw ma Photoshop, memory si Chen udah nipis. Kalo pake PhotoImpact udah bisa wakilin dua software itu. Yah... lumayanlah hasilnya. Terakhir, foto-foto diatas aku pake buat Offline project yang dimasak pake Macromedia Director ma SwishMax. Sementara Online project pake DreamWeaver.
=D
It's bad, isn't it? My photo was edited when I entered college. I used CorelDraw. Other photos I made them by using PhotoImpact. I am lazy enough to install CorelDraw and PhotoShop in the same time, my laptop memory was almost full. Using PhotoImpact, I can edit them as good as using both software. Yeah... I think the results were beautiful enough. Finally, I used them to finish my projects. Offline project using Macromedia Director and SwishMax. And Online project using DreamWeaver.
=D

Love,
Chen
»»  READMORE...

Monday, 10 January 2011

Translator, I don't Think So... >>> Translator, Enggak juga ah...



Pas ada yang nyelethuk, "Haha... nggaya bikin blog ae pake 2 bahasa...".
When my friend said, "Haha... Weirdly... You just used bilingual in blogging your site."

Aku hanya menatapnya dan tersenyum jahil.
I just starred at her and gave her my naughty smile.

Kenapa nggak pakai widget alih bahasa aja sih? Itu pertanyaan lumrah sih buat orang aneh kaya aku yang gak ada kerjaan. Gampang juga pake widget alih bahasa ato biasa disebut translator.
Why I do not use translating widget for blog? That is commonly question for weirdly girl likes me. Of course its simple to use translating widget or you can say a translator.

Oke, ini adalah 3 jawaban yang aku bilang dan membuat temenku akhirnya bilang, "Oh..." :
Ok, there are three reasons that I told my friend and made she agree with me :

1. Aku nulis blognya pake bahasa sehari-hari, yah... semacam teen slang juga masuk lah. Jadi kasian kalo ada yang baca langsung berbentuk terjemahan gak jelas. Karena Bahasa Inggris tuh bahasa universal. Jadi kalo pun di-translate-in lebih mudah.
1. I wrote this blog in daily words, of course there were a lot of Indonesian teen slang I've used. Hmm... how pity if someone got unclear direct translate! Because of English is an Universal Language, I think it is easier to be translated.

2. Alasan lawasku sih, buat latian Bahasa Inggris~lah... soalnya aku lumayan bodoh dalam nulis-nulis. Beraninya pas ngomong doang. Parahnya, nilai TOEFL sama TOEIC ku slalu bagus pas reading. Hahaha. Jadi ini kesempatanku lah... =)
2. My reason before, to improve my English skills. I am bad enough in writing, right? Just be brave in speaking and my lecture said that I am excellent. Unbelievable, my reading skill gives me good scores in TOEFL and TOEIC. Hahaha... it's my chance.

3. Ayo belajar bareng!
3. Lets learn English together...



»»  READMORE...

Tuesday, 8 June 2010

Without you, there is Me...

Aku pernah berharap...
I ever hope...

Kuharap aku membalas pesanmu saat kau bilang " Thx 4 care in me..."
I hope I reply your message when you sent your last message "Thanks for care in me..."

Kuharap aku tak pernah membanting sabuk pengaman saat kau mengemudikan mobil kecilmu untuk mengantarku
I hope I never beat the safety-belt when you drove for me

Kuharap aku diam saja saat 1000 meter aku memilih jalan kaki dan untuk 100 meter kau naiki mobilmu
I hope I am in silence when I chose to walk for 1000 meters and just for 100 meters you drove your car

Kuharap aku tak cemberut saat kau lakukan hal-hal konyol dengan teman-temanmu
I hope I never glum when you act so foolish with your friends

Kuharap aku tak marah dan tetap fokus pada lukisanku saat melihatmu berbreakdance sesukamu
I hope I never fury and still in consentration with my paint when you made fun with your breakdance

Kuharap aku tak memesan jus melon saat kau juga memilihnya juga
I hope I never order melon juice when you wanted it too

Kuharap aku tak pernah menggerutu saat menemukanmu ketika aku kesasar di tempat itu
I hope I never grumble when I was missed and I found you there

Seharusnya aku senang dengan semua itu, aku pernah menemukanmu...
I felt little happy properly, I ever found you there...

Tapi, itu semua adalah "aku pernah berharap"
But, there are "I ever hope..."

Sekarang, aku bersyukur, untuk semua waktu yang kulalui dan pertemuanku denganmu
Now, I'm glad to say "Thanks God...", for all of time I spent with you, for meeting you

Dan berkata
And I wanna say

"Thx 4 care in me too."

"Thanks for care in me too."

Hahaha... tulisan di atas adalah puisiku yang kutulis untuk :
Hahaha... It's a poem I write to:

Diriku yang gak pernah becus ama sesuatu bernama puisi.
Dari nulis, deklamasi bahkan menafsirkan isi aja gak ngeh sama sekali.
Sejak SD kalo ada guru ngasih nilai 70 untuk puisiku, kuanggap 20 adalah bonus menulisku. Jadi nilaiku 50 kalo murni!
Kalo guru ngasih 50 buat deklamasi kacauku, kuanggap mereka memberiku nilai dan menyuruhku berhenti membaca karena "merana" mendengarkanku.
Dan lebih parahnya, aku paling gak bisa memahami puisi cinta. Gak tau dimana letak indahnya!
I do not have incompetent with something called poetry.
From writing, elocution not even interpret the contents.
Since elementary school if there is
teacher give me 70 points for my poems, I assume 20 is the bonus of writing. So my score 50 if pure!
If teachers give me 50 for my bad declamation, I assume they gave me the points and tell me to stop reading because of the "miserable" listen to me.
And the worse, I can not understand most love poems. I do not know where is beautiful!


Temanku sekelasku yang bilang,
"Chen...chen... kamu tu kalo update status fb mbok yang mutu. Sukanya ngasih pengumuman dan penghinaaan terhadap tugas kuliah. Contoh aku dong, status penuh cinta gitu."
My friend in my class said,
"Chen ... Chen ... can you make your facebook status updates better? I dun understand why you just give the worst word for the subjects and give us a college assignment announcement. Look at me, my status always so lovingly."

Teman lain kampusku yang bilang,
"Makanya bikin puisi pake hati, pake perasaan."
Hahhh? Aku selalu pake perasaan kok kalo nulis puisi, perasaan tersiksa!
My nother college friend said,
" Oh, I know. Can you make your poetry with your soul, use your feeling, understand?"
Hahhh? I always use my "feeling", u know? miserable feeling at all !


Terakhir, untuk kerja kerasku membuka dan membaca halaman puisi yang bagiku sangat "memualkan" di koran harian minggu pagi.
Nyebelin, biasane enak-enaknya baca halaman pletsir sama liat gambar lucu + TTS!
E...e...e.... sekarang malah baca puisi! Bisa dingekeki kucing aku!
Lastly, for my hard work to open and read the pages of my poetry is "nauseating" in a daily newspaper Sunday morning.
Bummer, I always spent my holiday. I'm enjoy for reading about travelling, funny pictures and crossword!
E. .. e. .. e. ... now even read poetry! My cat can be laugh now!


Dan "puisi cinta terpaksa" diataslah jadinya. Beneran kagak penting!
Hiii... merinding aku baca n denger puisi cinta. Hawa gak enak.
And this "forced love poem" becomes. It's really unimportant!
Hiii ... I shudder to read n hear a love poem. Eve was not good.

Dan aku paling seneng baca "puisi" terindah di dunia, Al Qur'anul Karim ma perkataan Rosululloh SAW...
Gak bikin mual, bikin ati tentram dan bikin kaya...
Kayaaaa.... pahala!
And I'm most happy to read "poetry" of the world's most beautiful, Al Qur'anul Karim and messages from Rosululloh SAW ...
Not to make sick, make peace and create rich ...
To be a rich person and get .... the most beautiful reward!

Photo by : Meredith Haley Sonson "Pink Love"
»»  READMORE...

Thursday, 3 June 2010

Lateral Thinking?!? Is it Important Enough 4 Ur Brain?


Cuman sekedar iseng buat nulis "Lateral thinking".
Just wanna write this topic for fun.

Kenapa? Coz kemaren aku dapet tugas ini bareng si Nonie . Biasa, makul kewirausahaan alias KWU!
Why? Coz yesterday I got this assignment with the Nonie. Hmm... for entrepreneurship object aka KWU!

Berpikir lateral itu lawannya temen kita yang bernama berpikir vertikal.
Lateral thinking is that opponents of our friends called Vertical Thinking.

Disini aku mau bahasnya kagak mau seruwet presentasiku yang lumayan kacau.
Here I'd discussed it does not want as difficult as my chaotic presentation.

Kacau tapi alhamdulillah berjalan lancar.
Chaotic but alhamdulillah running smoothly.

Rame deh... pas anak-anak suruh bikin ide ndiriin usaha aja bikin ngekek-ngekek.
So fun ... when my friends (in groups) made pre-business plan, there was so funny.

Ada demo organizer( mengorganisir orang-orang yang mau demo lho! Gilaaa benerrr...)
There was a demo organizer (organizing the people who want to d make demonstration! How crazy...).

Ada KD alias Kucingan Katering. Hahaha... tau nian kalo mahasiswa miskin bertebaran dimana-mana.
There was KD aka Kucingan Catering. Hahaha ... they knew if poor students were scattered everywhere.

Terakhir ada yang buat perawatan hewan gitu, parahnya mahal tenan. Fasilitas menjijikkan. Masa ada garansi segala senilai 300 juta. Hahaha...
Finally there is a treatment for animals too, the cost for it was really expensive . Facilities disgusting, right? There are 300 million guarantee. Hahaha ...

Salut deh... smua kreatif.
Cool... very creative, guyz!

Hehe... balik lagi ke berpikir lateral.
Hehe... back to the Lateral Thinking, Ok?!

Menurutku sih, berpikir lateral emang bagus banget. Kreatif gitu lho. Gak usah pake teori muluk2 deh.
In my little think, Lateral thinking is great for us. It's really creative. Dun start for using difficult teory, Ok?

Contohnya gampang aja.
This is the easy sample...


Misal ada seorang anak kelas 2 SD dikasih sapu lidi.
Suppose there is a second grade elementary school children be given a broom stick.

Kalo dia adalah anak berpikir umum alias vertikal. Pasti sapu lidi akan digunakan untuk bersihin lantai, bersihin langit-langit, dan bersihin sebagainya.
If he use vertical thinking .Stick broom must be used for cleaning floor, ceiling , and others.

Gak salah sih.
There is no wrong with that.

Tapi coba kita lihat, jika dia memakai lidi itu buat bersihin lantai, ambil lidinya untuk mengambil kertas kuis di dalam botol, dijadiin batang buat bikin bunga-bungaan ato dibikin rumah buat jangkriknya. Itu baru lateral thingking!
But let's see, if he wore it for cleaning the floor, take the stick to take the paper inside the bottle, use it to stems of flowers or make home made for crickets. That is just lateral thingking!


Dia nggak hanya terpusat pada satu "jenis" fungsi saja. Beda kan sama yang pertama, dia melakukan banyak kegiatan, tapi intinya hanya membersihkan saja.
He not only concentrated on one "type" function. Bede's just the first, he did a lot of activity, but basically just cleaning alone.

Berpikir lateral penting lho, berpikir dari berbagai sudut pandang. Gak hanya untuk hal-hal remeh saja. Bikin bisnis pun bagus kok pakai metode ini.
It is important for try lateral thinking, thinking from different perspectives. Not only for trivial things, but also to make a good business we can use this method too.

Contoh sama cara latihan sowan aja ya ke mbah Google... jamin deh... lebih bermutu dan lumayan buat ngerefresh otak.
For Examples and exercise, visit Google is good choice ... I guarantee ... better quality and quite to refresh your brain.

Intinya, aku cuman dukung lateral thinking. Biar kayak Ranchoo-nya 3 Idiots!
Hehehe...
In essence, I support for lateral thinking.The one I think who did it is.... Ranchoo from 3 Idiots!
Hehehe ...
»»  READMORE...

Sunday, 22 June 2008

Bom Tandan? OH NO! NO!! And NO!!!


Akhir-akhir ini bertambah saja berita aneh-aneh.
Ups! Bukan aneh-aneh ding, lebih tepatnya berita "panas". Setelah terlihatnya dampak serius yang diakibatkan "global warming", munculah perjanjian di Tokyo beberapa saat lalu. Yah... global warming telah berhasil membuat gunung es di kutub utara meleleh sedikit demi sedikit. Akibatnya, permukaan laut semakin naik dan beberapa pulau mulai menghilang. Hehehe... itu sih semua orang juga sudah tahu ya?

Nah... sekarang lagi serius-seriusnya negara-negara di dunia mengecam adanya bom tandan! Pertama, apa sih bom tandan itu? Bom tandan (cluster bomb) adalah bom yang mengeluarkan ratusan bom kecil seukuran bola tenis. Bom ini dikenal dengan sebutan “bomblets”. Bom tandan biasanya diluncurkan ke udara, baru bomblets memisahkan diri dan menghantam bumi. Tidak sedikit bomblets yang tidak meledak dan bertahun-tahun setelah konflik berakhir,bom itu masih mengancam warga, khususnya anak-anak yang menyangka bom itu adalah mainan.Berbahaya banget kan?!!! Benar banget! Bom kayak begini mengancam kelangsungan hidup manusia. Dan sangat bijaksana sekali kalau penggunaan benda ini di"ILEGAL"kan.

Disini ada yang aneh banget, coba kita simak.
Beberapa saat yang lalu, diadakan pertemuan sepanjang dua pekan di Dublin. Acara bertaraf internasional ini diikuti lebih dari 100 negara peserta yang
ingin mengusahakan kesepakatan larangan secara mendunia bagi bom tandan. Australia, Belgia, Inggris, Denmark, Jerman, Jepang, Belanda, Norwegia, Spanyol dan Swedia adalah sebagian dari 109 negara yang menghadiri pertemuan tersebut. Banyak negara peserta menginginkan pengecualian sehingga mereka boleh menyimpan persediaan senjata mereka. Tawaran lain dari mereka adalah adanya masa peralihan untuk menciptakan senjata taktis alternatif.
Anehnya... Negara produsen bom tandan seperti Amerika Serikat, Cina,India,Israel, Rusia dan Pakistan, tidak mengirim perwakilan ke konferensi Dublin tersebut. Washington, Amerika Serikat tidak setuju atas larangan penggunaan bom tandan.
Wadalah...
Mereka beralasan bahwa senjata itu masih berguna secara taktis untuk menangkis gerakan pasukan dan untuk bela-diri.
“Kami pikir larangan menyeluruh seperti ini adalah kesalahan,” kata Stephen Mull, pejabat tinggi Departemen Luar Negeri AS. Dia berada pada bagian urusan politik dan militer.
Hm... kok jadi nggak jelas begini ya?
Padahal sudah jelas kan kalau benda bernama bom itu mengerikan, apalagi bom tandan! Berita terakhir mengenai penggunaan bom tersebut adalah pada serangan Israel ke Lebanon selama Juli-Agustus 2006. Warga sipil yang menjadi korban juga dihadirkan dalam pertemuan ini. Bahkan,Sekjen PBB Ban Ki-Moon memulai konferensi tersebut dengan mangajak agar pelarangan bom tandan menjadi nyata.

Bukankah PBB mengikrarkan diri dalam tujuannya untuk melindungi dunia? Lalu, bagaimana jika negara-negara yang termasuk pemegang hak veto itu bisa tidak mendukung? Datang ke pertemuan saja tidak?! Bukankah dunia ini akan indah jika mereka mau berdamai. Berdamai dengan meninggalkan pemakaian bom tandan. Ah, seandainya saja mereka tahu dan mau berkorban....
»»  READMORE...

Kenapa Harus Sikap Hidup?




Kenapa aku milih judul ini?

Hm... ada sesuatu yang cukup menggelitik pemikiranku.
Suatu hari di musim pancaroba.Halah...
Tepatnya pas aku beli caramel di kantin paling barat, aku menemukan ide buat nulis lagi.
Seperti biasa, kalo beli caramel pastinya dibungkus kan? Karena kita ada di Indonesia, dan aku berada di kantinnya kampusku,caramelku dibungkus dengan sepotong koran. Sebenarnya sih bisa saja aku ambil piring kecil dan mengurangi pembuangan kertas secara sia-sia. Tapi, hari itu aku malas sekali.

Hm... sambil terus makan, aku pengin membaca. Karena juga males ngeluarin buku dari tas yang penuh kujejali buku-buku kuliah, dengan iseng aku baca koran pembungkus makananku tadi.
Awal membaca, aku tidak begitu interested.Tapi ada yang membuatku tertegun dari sepotong berita dari koran nasional itu. Yah, berita menarik yang terjadi 19 April lalu.

Disana diceritakan tentang pertarungan catur. Pertarungan ini merupakan bagian dari kegiatan JAPFA Chess Festival yang diadakan di Gedung Piramid, Senayan, Jakarta.
Pertandingan ini terjadi antara Susanto (21 tahun) melawan So (14 tahun). Seperti pertemuan mereka berdua sebelumnya, GM Susanto kalah dari pecatur muda Filipina itu. Kekalahan tersebut terjadi pada langkah ke-57 dengan pembukaan Skandinavia.
Ungkapan dari humas Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia-lah yang membuatku berpikir sambil ternganga.
Orang itu, Kristianus Liem berkata, "Rasanya, hal ini juga merupakan cerminan dari persoalan yang lebih luas, yakni masih rendahnya budaya ilmiah (giat belajar dan membuat riset sendiri) di tengah masyarakat kita."

Memang tak bisa disangkal, So berlatih 8-12 jam sehari dan mampu melakukan riset sendiri untuk menemukan langkah-langkah baru. Sedangkan menurut Liem, Susanto masih cukup tergantung pada pelatih.

Terus, apakah sikap hidup benar-benar begitu dominan dalam kehidupan kita?
Coba kita runut lagi. Menurutmu, kenapa sih kebanyakan dari negara maju dapat berkembang pesat?
Tentu, tentu saja karena sikap hidup mereka!
Sekedar catatan, negara yang kumaksudkan adalah negara yang maju dengan kerja keras masyarakatnya. Maju dan mau membuka diri tanpa harus kehilangan jatidiri.

Kadang, aku sendiri merasa, apakah sikap hidup kebanyakan "penghuni" perguruan tinggi itu lebih baik daripada mereka yang masih ada dibawahnya?
Hm... mungkin...TIDAK JUGA!
Sebagai satuan civitas pendidikan, mahasiswa kadang masih merasa "nyaman-nyaman saja" dengan kehidupan mereka. Dari bangun siang-siang karen kuliah mulainya jam sembilan, menyibukkan diri dengan hal tak berguna, bahkan mengatasnamakan "keluyuran" di UKM atau ORMAWA diluar jam yang ditentukan sebagai hal yang..."Wahhh... keren!!!"
Hm... sepertinya memang memerlukan sesuatu bernama "LIFE MAPPING" deh. Dengan merencanakannya, otomatis kita akan berpikir ulang sebalum menggunakan waktu ini dengan percuma. Hanya cukup itu?
Oh, NO!
Setelah punya perencanaan dan schedule terperinci, yang penting adalah IMPLIKASI!
Percuma dong kalo bikin rencana tanpa ada pelaksanaan konkret!
Seimbangkan setiap hal yang ada.
Mulailah mencintai dirimu, lingkungan dan hal-hal kecil.
Ingat,
BIG SUCCESFULL COMES FROM LITTLE THINK!

Semangat!!!
»»  READMORE...

Monday, 16 June 2008

Dunia Gila Kusebut PERPUSTAKAAN!!!


Hmm...

Kalau kalian bertanya padaku,"Kau hobi baca?"
Hm... jawabanku, "Lumayan!"

Lho?
Lha yang gembor-gembor tentang prinsip hidup itu membaca kemarin itu siapa?

Bukannya nggak mendukung!
Jelas dong ngedukung banget!!!
Aku suka baca.

Tapi kemarin ada peristiwa tragis buanget deh!
Kemarin kan aku dapat tugas SIM(Sistem Informasi Manajemen) berupa desain konsep dan fisik. Kebetulan banget kita tuh harus pinjem yang namanya Tugas Akhir alias TA!
Nah... karena data pertamaku is not complete, aku pergi ke perpus pusat setelah di perpus jurusan sudah habis. Betapa senang hatiku, datanya lengkap-kap-kap!!!
Nah... kebetulan udah mulai sore, aku langsung ngacir ke bagian administrasi buat pinjem. Tiba-tiba kakak kelas ada yang bilang,
"Lho, Dik! TA ka nggak boleh dipinjam."
"Haoh? Masa tho mbak? Yah... ni tak coba dulu. Daripada fotocopy 200 per lembar!"
Iya, fc d perpus emang semahal itu!
Dan ternyata betul!
Aku sudah memohon-mohon tetep aja nggak boleh. Ilfill aku!!!
Dah gitu, pake acara perang segala ma bapake penjaga!
HIIIIIIIH!!!!!
Aku menggugat!
Trus mbak yang tadi bilang,"Mungkin takut kalo hilang Dik. Soalnya anak-anak lebih suka didenda daripada fotocopy. Juga mungkin karena banyak yang perlu datanya tiap hari."
HU-UUU-UUUH!!!
Aku nggak terima!
Kan kita bisa pinjem 1 hari aja, toh kodenya C1 alias boleh pinjem 1 hari!
Trus...
Kalo memang nggak boleh dibawa pulang, kenapa fotocopy pake mahal segala! Nggak memeras tuh! Meski kertasnya lumayan, lha mbok iya mikir nasib anak kuliahan yang uangnya mepet ini!
Biaya sekolah di negara ini lumayan mahal kan?!

Terus, yang paling bikin aku jengkel banget adalah yang satu ini.
Kalau mereka bersikap demikian, berarti nggak punya rasa percaya pada kami yang udah kuliah, masih mengira kami anak kecil. Mereka menganggap kami belum bisa menerima sesuatu bernama "tanggung jawab". Terus, apa gunanya kartu perpus ada alamat dan data pribadi lainnya?
Sungguh ironis.
Jika mereka ingin menanamkan kepercayaan, coba dong percaya juga pada individu bernama mahasiswa!

Belajar mempercayai. Walaupun misalnya memakai cara terburuk! Contohnya, kasih denda saja Rp 10.000/hari bagi yang telat! Dengan begitu toh mahasiswa tidak akan lupa bawa seperti tak pernah menghilangkan kartu parkir!
Lagipula, aku kan butuhnya data untuk diketik ulang, dibuat ringkesan dan dicetak ulang!
Apa nggak eman-eman sama kertasnya nanti! Kasihan hutan yang dibabat habis karena ulah kita sembarangan menggunakan kertas.
Seorang dosen pernah berkata saat HMJ ingin membuat pengadan buku,"Perpus pusat itu sudah sangat lengkap."
Aku kecewa. Iya, lengkap. Tapi apakah butuh sebuah kemarahan dan ketidakpercayaan dalam mendapat sebuah referensi yang harusnya gratis itu?
Hari itu aku pulang, memeras otak lagi untuk cari TA yang kubutuhkan. Alhamdulillah, dapat.

Yah... itulah salah satu hala yang bikin aku berpikir, "Membaca itu menyenangkan, tergantung variabel lainnnya."
Aku kembali berpikir, bagaimana dengan program bacaan gratis dari pemerintah?
Hm...kita pikir dulu...
»»  READMORE...